
Sejarah Minyak Ikan
Sejarah Minyak Ikan
Asam lemak omega-3 yang terkandung dalam minyak ikan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Minyak ikan dikenal karena diyakini bisa menurunkan risiko penyakit jantung.Minyak hati ikan Cod (Cod liver oil), merupakan salah satu jenis minyak ikan yang sudah digunakan selama ratusan tahun. Sejarah Minyak Ikan pada Masyarakat miskin di Inggris bagian utara, Skotlandia, Irlandia, Eropa bagian utara, Islandia, dan Newfoundland memberikan minyak hati ikan Cod untuk hewan ternak mereka. Setelah melihat bahwa minyak hati ikan Cod ini membuat hewan ternak begitu sehat, akhirnya mereka mulai mengonsumsi minyak ikan tersebut untuk diri mereka sendiri. Para nelayan menggosokkan minyak hati ikan Cod pada kulit dan sendi yang terasa nyeri. Mereka juga mengonsumsi minyak ikan untuk melawan pilek dan flu ketika berada di laut.
Komposisi Minyak Ikan
Sejarah Minyak Ikan berasal dari jaringan pada jenis ikan tertentu yang berminyak. Minyak ikan mengandung asam lemak omega-3, eicosapentaenoic acid (EPA), dan docosahexaenoic acid (DHA), yang merupakan prekursor untuk eicosanoids yang bisa mengurangi peradangan di seluruh tubuh.Beberapa ikan kecil tertentu mendapatkan minyak ikan dari hasil memakan ganggang mikro (microalgae) yang memproduksi asam lemak tersebut. Ikan yang lebih besar yang mengandung minyak menjadi predator dengan memakan ikan kecil yang tubuhnya kaya akan asam lemak.







0 comments:
Post a Comment